Senin, 24 Juli 2017

Pantai Goa Cina

Pantai Goa Cina

Inilah salah satu pantai populer di daerah Malang selatan. Pantai Goa Cina memiliki ombak yang besar dengan panorama pantai yang memikat. Di bibir pantai ini, terdapat bebatuan karang besar yang membentuk celah seperti goa.
Pantai Goa Cina

Kegiatan paling populer yang dilakukan wisatawan adalah bermain-main di tepian pantai dan berenang. Anda disarankan untuk berhati-hati saat berenang mengingat ombaknya yang besar.
Sunset di Pantai Goa Cina

Dengan biaya tiket masuk Pantai Goa Cina yang tak lebih dari Rp 5 ribu per orang, Anda dapat menikmati keindahan salah satu tujuan wisata pantai di Malang yang populer ini. Tentu saja, itu belum termasuk biaya parkir kendaraan. Jika Anda menyukai fotografi, sunset Pantai Goa Cina di Malang ini adalah salah satu yang menawan.

Pantai Tiga Warna

Pantai Tiga Warna

Pantai yang berlokasi di Desa Tambakrejo ini terletak bersebelahan dengan pantai Sendang Biru. Dinamakan sebagai tiga warna karena air lautnya yang mampu menampilkan tiga warna berbeda akibat kedalaman air. Pantai di Malang yang satu ini telah dibuka untuk publik sejak pertengahan tahun 2014 silam dan sejak itu menghadirkan kedatangan para penikmat perjalanan.
Pantai Tiga Warna
Pantai Tiga Warna via tempatwisataid.blogspot.co.id
Kegiatan yang populer di Pantai Tiga Warna adalah berenang dan bermain-main di hamparan pasirnya. Juga terdapat spot snorkeling yang patut Anda nikmati saat datang ke sana, cukup dengan biaya sebesar tak lebih dari 20 ribu, sudah termasuk kaca mata renang, pelampung, dan selang bernapas. Karena pantai ini berada dalam kawasan konservasi yang dilindungi, Anda dituntut untuk menjaga kebersihan pantai dan sampah-sampah dapat dibawa ke posko informasi saat beranjak pulang.
Biaya tiket masuk ke Pantai Tiga Warna berkisar Rp 6 ribu per orang, tetapi Anda harus menunggu hingga kuota wisatawan untuk kunjungan ke pantai ini terpenuhi lebih dulu. Juga, Anda harus menyewa jasa tour guide yang tersedia di sana dengan biaya Rp 75 ribu per kelompok.

Pantai Sendang Biru

Pantai Sendang Biru

Dari sejumlah wisata pantai di Malang, mungkin Pantai Sendang Biru adalah yang paling familiar di telinga. Berbeda dari pantai lainnya yang berombak besar, sebaliknya Pantai Sendang Biru berombak cukup tenang. Pada umumnya, wisatawan yang datang ke pantai ini menyukai kegiatan memancing, berenang, atau menyelam.
Pantai Sendang Biru

Pantai Sendang Biru menawarkan panorama pantai yang indah. Bermain-main di pasir pantai ini akan terasa menyenangkan, sembari mencari kerang dan menangkap binatang laut lainnya. Karena ombaknya yang tenang, pantai Sendang Biru juga dijadikan tempat sandar perahu nelayan. Anda dapat menjumpai tempat pelelangan ikan dan membeli ikan secara langsung dari para nelayan.
Deretan perahu nelayan di Pantai Sendang Biru

Pantai yang berjarak sekitar 67 km dari pusat Kota Malang berhadapan dengan sebuah pulau yang populer, yaitu Pulau Sempu. Jarak antar keduanya hanya dibatasi oleh selat sejauh 4 km.

Pantai Modanang

Pantai Modangan

Eksotika Pantai Modangan terbilang cukup populer. Panorama alami serta hamparan pasir putihnya adalah gambaran keindahan sekaligus daya tarik yang utama. Bila diperhatikan lebih seksama, bagian pantai sebelah kiri merupakan area pasir putih yang lembut, sedangkan bagian kanan pantai terdapat bebatuan karang yang besar.
Dulu, Pantai Modangan yang terletak di Desa Sumberoto ini jarang sekali dikunjungi wisatawan. Setelah infrastruktur daerah dibangun, hampir setiap hari kawasan pantai Malang yang satu ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Pantai Modangan sendiri terletak bersebelahan dengan Pantai Jolosutro yang masuk dalam daerah Blitar.
Pantai Modangan

Ombak pantai Modangan terbilang cukup besar, Anda akan menyksikan hamparan pasir putihnya yang terbilang bersih dan bebas sampah. Ada banyak batu-batuan hitam di pantai ini. Uniknya, jika umumnya pantai di Malang memiliki struktur batuan berupa jenis batuan kapur, namun batuan di Pantai Modangan ini berupa batuan andesit berlapis seperti lelehan lahar yang membeku dari letusan gunung berapi.

Pantai Lenggoksono

Pantai Lenggoksono

Dibanding pantai di Malang bagian selatan lainnya, Pantai Lenggoksono termasuk pantai yang tidak begitu luas mengingat panjang garis pantainya yang cuma 1 km saja. Meski begitu, pantai ini memiliki keindahan yang menyejukkan mata dengan hamparan pasir putih yang luas serta dinaungi dua buah tebing tinggi yang ditumbuhi pepohonan hijau nan rindang.
Pantai Lenggoksono

Selain panorama pantainya yang indah, Pantai Lenggoksono juga menyimpan potensi laut yang melimpah. Ikan layur, ikan cakalang, cumi, lobster, dan aneka hasil laut lainnya dapat dengan mudah ditemukan di pantai ini. Bagian yang menyenangkan adalah ketika Anda membeli hasil laut dari nelayan secara langsung di sana.
Di Pantai Lenggoksono terdapat sebuah goa yang pula merupakan tempat binatang lobster bertelur. Karena keadaan pantai yang masih alami, maka pantai ini digunakan pula sebagai pusat konservasi beberapa jenis lobster, seperti lobster pasir, loster mutiara, dan lobster batu. Oleh Kementrian Perikanan dan Kelautan, Pantai Lenggoksono telah ditetapkan sebagi wilayah ekowisata.
Sepanjang perjalanan menuju pantai, Anda akan disuguhi pemandangan perkebunan cengkeh yang luas dengan batang pohonnya yang mencapai 15 meter. Tak mengherankan karena pantai ini berada di Desa Purwodadi, sebuah desa yang selama ini terkenal sebagai pemasok cengkeh terbesar di Malang Raya.

Pantai Jonggring Saloko

Pantai Jonggring Saloko

Dari namanya sudah terbayang keindahan pantai di Malang yang satu ini. Dalam bahasa Jawa kuno, Jonggring Saloko artinya khayangan, untuk menggambarkan pesona pantai ini yang sama indahnya dengan khayangan. Pantai Jonggring Saloko terletak sejauh 70 kilometer dari pusat Kota Malang dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 3 jam.
Pantai Jonggring Saloko
Pantai Jonggring Saloko via realline.wordpress.com
Pantai Jonggring Saloko memang belum populer sebagaimana beberapa pantai di Malang lainnya, mungkin karena akses menuju lokasi yang terbilang cukup sulit. Pembangunan infrastruktur terasa belum begitu optimal sehingga perjalanan yang harus ditempuh cukup memakan waktu.
Tetapi, hal ini tidak sama sekali mengurangi mengurangi pesona Pantai Jonggring Saloko. Anda dapat menyaksikan kerasnya ombak menghantam karang, seakan ingin menunjukkan karakter khas ombak pantai selatan yang terkenal kuat.
Fenomena ngebros di Pantai Jonggring Saloko
Fenomena ngebros di Pantai Jonggring Saloko via malangonline.com
Yang paling menarik dari Pantai Jonggring Saloko ini adalah apa yang disebut sebaga fenomena Ngebros. Di sini Anda bisa melihat lubang besar pada sebuah karang yang menyemburkan air setinggi lebih dari 10 meter saat ombak datang. Tentu saja, untuk mencapai spot menarik ini Anda harus berjalan kaki sekitar 15 menit.


Pantai Sendiki

antai Sendiki

Dipublish pada: Rabu, 14 Januari 2015

"Tak perlu jauh-jauh ke luar kota atau bahkan ke luar Jawa. Malang Selatan sudah dikaruniai puluhan pantai cantik dengan berbagai karakter." kata seorang kawan pelaku usaha wisata kepada halomalang beberapa bulan lalu.
Kalimat di atas terus mengusik rasa keingintahuan kami, untuk setidaknya mulai mengunjungi satu dari puluhan 'pantai terasing' yang diceritakan.
Namun, apakah benar-benar terasing atau perawan?
Perjalanan halomalang diawali dengan menyusuri Kabupaten Malang, tepatnya di Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), kurang lebih berjarak 60 km dari Kota Malang.
Pantai Sendiki, Desa Tambakrejo, di Kecamatan Sumawe. 100 meter dari bibir pantai adalah lokasi terakhir yang nyaman untuk parkir kendaraan. Di sebuah lokasi sedikit datar tak lebih dari 10 meter persegi. Hanya untuk roda 2, Ngalamers. Dari tempat ini birunya sebagian ujung pantai sudah terlihat, termasuk suara ombak khas pantai selatan yang teredam gugusan karang dan pasir.
Jika berharap lebih aman, pengunjung harus parkir di tepian pantai, namun dengan catatan, harus menuruni bukit curam yang ketika musim hujan sangat licin karena tanah berlumpur.
Sebuah pohon besar dengan ayunan dari balok kayu yang menggantung di atas pasir tebal bersih akan menyambut Ngalamers. Beberapa onggok balok kayu maupun buah kelapa juga membuat warna pasir semakin kontras.
Dari dalam gundukan kecil yang menutup lubang pasir, sesekali muncul kepiting pucat yang seperti biasanya-kawanan lain dengan malu-malu mengikuti sang pendahulu untuk berjemur.
Di kejauhan nampak dua gugusan pulau karang begitu terasing di antaranya birunya air laut. Mirip sebuah teluk, luasnya hamparan Pantai Sendiki dikelilingi oleh sabuk hijau vegetasi pepohonan yang masih cukup terjaga, baik dari segi kepadatan maupun ukuran tumbuhannya Ngalamers.
Berjalan menyusuri bibir pantai, jangan harap akan menemui bentuk pasir yang selalu landai seperti di pantai-pantai lain. Gundukan pasir yang terbentuk akibat dorongan ombak cembung yang terus menerus-seperti tertulis sebelumnya, pantai ini mirip sebuah teluk.
Tak hanya suasana sangat sepi, pasir putih dan hijaunya pepohonan, Pantai Sendiki ternyata memiliki karang unik berbentuk mirip batu besar yang sering kita temui di sungai-sungai di pegunungan.
Bukan karang-karang berbentuk keju berlubang yang tajam. Di sisi selatan, pemandangan seperti ini membentang sebatas pandang. Menjadikan Sendiki pantai dengan 2 wajah.
Birunya horizon di laut selatan akan terhalang Pulau Sempu, mirip tembok raksasa yang seolah masih menjadi bagian Pantai Sendiki.
Pantai Sendiki masih berada satu rangkaian dengan Pantai Tamban, serta Pantai Sendang Biru dengan pelabuhan ikannya yang populer. Untuk mencapai Pantai Sendiki, Ngalamers pasti akan melewati gerbang masuk kawasan Desa Wisata Tamban, di Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Setibanya di pertigaan pos kamling ujung desa, ambil jalan ke kiri arah Sendiki (kanan arah Tamban). 50 meter jalan aspal setelah melewati jembatan besar, ambil jalan tanah arah kanan di pertigaan. Dari sini kehandalan bersepeda motor pengunjung akan diuji.
Sekitar 1 kilometer melewati jalan persawahan hingga naik turun bukit kecil berbatu. Tak perlu khawatir, pemandangan elok pedesaan dengan pepohonan kelapa yang berjajar rapat serta seyum warga setempat akan menemani perjalanan kalian. Selamat berlibur, Ngalamers. [WA]

Pantai Bajul Mati

Pantai Bajul Mati Malang

Pantai Bajul Mati Malang, Tempat wisata berupa Pantai di Malang yang sayang jika Anda lewatkan saat berkunjung ke pantai Sendang Biru atau pantai Goa Cina, karena dua pantai ini merupakan tetangga dari pantai Bajul Mati. Pantai yang sangat eksotis dan jarang di datangi para wisatawan karena memang masih jarang orang yang tau tentang Pantai ini. Karena jarangnya di datangi para wisatawan menjadikan pantai ini masih alami dan asri.
Pantai Bajul Mati Malang
Dengan jarak 58 KM ke arah selatan dari kota Malang, anda bisa menempuh jarak ini sekitar 3 jam perjalanan untuk menuju Pantai Bajul Mati Malang ini, 10 menit dari arah pantai Goa Cina, dekat bukan. Lokasi pantai ini sendiri ada di desa Bajulmati, Kelurahan Gajah Rejo, kecamatan Gedangan. Dari Malang Anda bisa menuju Turen lalu ke Sumbermanjing Wetan.
Pantai Bajul Mati Malang, taukah Anda kenapa pantai ini di namakan Bajul Mati. Bajul mati ( bahasa jawa ) dalam bahasa Indonesia di artikan sebagai Buaya Mati. Bukan karena pernah ada buaya mati disini tapi menurut penemu pertama gugusan bukit yang terbentang di seberang pantai ini terlihat seperti buaya atau Bajul.
Pantai Bajul Mati
Yang unik dari pantai ini adanya bukit kecil yang terlihat berdiri kokoh di tengah pantai semakin menambah indah pemandangan yang terlihat oleh mata.

Fasilitas dan harga tiket masuk Pantai Bajul Mati Malang

Biaya masuk ke pantai ini Rp. — yang lebih ramai saat liburan panjang, lokasi parkir, area kemping. Masih sedikitnya fasilitas yang tersedia disini membuat para wisatawan sedikit enggan untuk berlama – lama di pantai ini.
Kawasan pantai ini akan ramai saat ada upacara grebeg kupat.

PETA LOKASI TEMPAT PANTAI BAJUL MATI MALANG


Saat perjalanan menuju lokasi pantai ini Anda akan di buat takjub dengan jembatan separuh lingkaran yang akan menyambut Anda. Buat Anda yang suka mengabadikan sesuatu lewat foto, pasti tidak akan ketinggalan dengan jembatan ini. Di pantai Bajul Mati Malang di larang untuk berenang jadi untuk Anda yang memiliki hobi berenang mungkin bisa agak ke sebelah barat sedikit, di sana ada pertemuan air sungai dengan laut, membentuk muara yang tenang yang bisa Anda pakai untuk memuaskan hobi Anda.
jembatan pantai bajul mati
Peringatan untuk tidak berenang mohon di patuhi oleh para wisatawan, dan juga jika membawa sesuatu ke sana mohon di bawa pulang kembali jangan di sisakan disana, jangan merusak apapun yang ada di sana. Jagalah kebersihan pantai ini. Selamat berlibur ke Pantai Bajul Mati Malang.

Pantai Ngliyep Malang

Pantai wisata Ngliyep

Picture


Taman Wisata Pantai Ngliyep terletak di Desa Kedungsalam, Donomulyo, Kabupaten Malang dan berjarak sekitar 64 km dari Kota Malang. Luas areal Taman Wisata Pantai Ngliyep kurang lebih 10 Ha yang mana terdiri atas hutan lindung, areal wisata pantai, penginapan, dan lahan parkir.
Pada tahun 1980 akses menuju Taman Wisata Pantai Ngliyep telah dibenahi dengan melakukan hotmix (pengaspalan) dengan tujuan untuk mempermudah perjalanan wisatawan yang hendak berkunjung.
Pantai Ngliyep juga mempunyai atraksi wisata yang merupakan acara khas tradisional yang dilaksanakan setiap tahunnya yang bertepatan dengan tanggal 12 Maulud (bulan Jawa) yaitu upacara Labuhan. Upacara ini dilakukan oleh masyarakat Desa Kedungsalam dengan membawa sesaji beraneka ragam dan diiringi oleh Reog (jaranan) serta para pengawal yang mengenakan pakaian adat. Sesaji yang telah dibawa tadi diarak menuju Gunung Kombang yang berjarak kurang lebih 300 m melalui jembatan penyeberangan dari pesanggrahan Ngliyep.
Pemandangan pantai yang indah, dengan gelombang pantai yang besar dan terkenal keganasannya ditambah lagi dengan hawa yang sejuk, menjadikan Taman Wisata Pantai Ngliyep sangat dikenal baik oleh wisatawan nusantara maupun mancanegara. Dan juga dengan dibangunnya sarana bermain untuk anak-anak dan gardu pandang menjadikan para wisatawan memperoleh kepuasan dalam melakukan kegiatan wisatanya. 


Pantai Balekambang

Pantai Balekambang


Pantai Balekambang
Salah satu pantai tersohor di Malang yang pastinya juga sudah sangat familiar di telinga Ngalamers adalah Pantai Balekambang. Pantai yang yang terletak di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, sekitar 65 km di selatan kota Malang ini merupakan objek wisata favorit warga Malang. Serunya, pantai ini tidak memiliki batu karang, jadi ombak yang datang akan langsung menuju ke pantai dan menerpa kaki-kaki Ngalamers. Pantai Balekambang akan menjadi sangat ramai khususnya pada bulan Suro, dimana terjadi upacara Suroan dan Jalanidhi Puja yang merupakan upacara adat yang selalu diadakan di pantai ini.

Daya tarik Pantai Balekambang selain pantainya yang membentang 2 km adalah sebuah pura yang megah yang terletak di Pulau Ismoyo. Ngalamers dapat menuju ke pura ini dengan mudah karena adanya sebuah jembatan panjang yang menghubungkan bibir pantai dengan pura. Tapi perlu diingat bahwa wanita yang sedang datang bulan dilarang memasuki kawasan pura, karena pura ini dianggap sebagai tempat suci yang digunakan ibadah umat Hindu. Ada sebuah kepercayaan yang beredar, jika Ngalamers melanggar aturan ini maka Ngalamers akan dirasuki oleh roh penunggu pura. Selain Pulau Ismoyo dengan pura-nya, Pantai Balekambang juga memiliki 2 pulau lainnya, yaitu Pulau Anoman dan Pulau Wisanggeni.

Duduk-duduk di bawah pohon rindang atau bermain pasir dan air laut adalah kegiatan yang umum dilakukan para wisatawan yang mengunjungi pantai ini. Selain itu, Ngalamers juga bisa beristirahat di bungalow sederhana yang ada di sekitar pantai. Bagi Ngalamers yang suka camping, Balekambang juga menyediakan bumi perkemahan. Fasilitas pendukung lainnya antara lain kolam renang, rumah makan, kios cinderamata, tempat informasi, mushola, pendopo, serta tempat parkir yang luas.

Untuk menuju ke Pantai Balekambang, Ngalamers bisa menempuh dua rute yang berbeda. Satu yaitu lewat Kecamatan Gondanglegi dan Kecamatan Bantur baru ke Desa Srigonco. Rute lainnya yaitu dengan melewati Kecamatan Kepanjen, kemudian ke arah Pagak. Dari Pagak, Ngalamers bisa mengambil jalan yang mengarah ke Kecamatan Bantur.

Namun sayangnya jalan menuju Pantai Balekambang ini tergolong buruk sehingga Ngalamers perlu berhati-hati jika berkendara. Hal ini karena di beberapa bagian jalan sudah rusak parah dan penuh lubang yang tentunya akan sangat berbahaya jika Ngalamers tidak berkonsentrasi.

Jika Ngalamers sudah merasa jenuh dengan keramaian Pantai Balekambang. Ngalamers bisa berjalan kaki sedikit menuju Pantai Kondang Merak karena keindahannya dan suasananya yang tenang sungguh sayang untuk Ngalamers lewatkan.
Pantai Balekambang

Pantai Goa Cina

Pantai Goa Cina Inilah salah satu pantai populer di daerah Malang selatan. Pantai Goa Cina memiliki ombak yang besar dengan panorama pant...